Krisis Efektivitas ASEAN dalam Menangani Konflik Antar-Regional: Thailand dan Kamboja
Isi Artikel Utama
Abstrak
Perang antara Thailand dan Kamboja yang memicu pertumpahan darah di tahun 2025 ini kerap menguji peran ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) sebagai organisasi multiregional yang berorientasikan perdamaian dan stabilitas kolektif. Eskalasi saat ini melibatkan bentrokan bersenjata, penutupan perbatasan, hingga pemutusan kerja sama ekonomi. Dimana hal ini kuat korelasi sejarahnya dengan isu perbedaan penafsiran terhadap peta peninggalan kolonial Prancis pada tahun 1907. Ketegangan dari konflik ini menyoroti kegagalan cara kerja ASEAN dengan Non-Interference Principle yang menghormati kedaulatan setiap negara anggotanya, adanya ketidakefektifan prinsip akibat keterbatasan ASEAN dalam mengambil kebijakan yang tegas dan konkret, hal ini menimbulkan dampak yang tidak signifikan terhadap penyelesaian konflik negara anggotanya. Kepercayaan kuat paham regionalisme tentang pencapaian Positive Peace menekankan kedamaian dalam hak milik sebuah kawasan negara untuk mencapai stabilitas jangka panjang. ASEAN mengupayakan perdamaian dengan nilai-nilainya, tetapi dalam pelaksanaannya, terutama di konflik Thailand dan Kamboja, terdapat banyak kegagalan dan tantangan untuk mencapai perdamaian yang seimbang bagi kedua belah pihak. Pada masa kontemporer saat ini, pengaplikasian konsep Positive Peace menjadi tantangan sendiri bagi oleh paham regionalisme yang bertujuan untuk menjaga perdamaian dan kerjasama antar negara yang mengedepankan kepentingan domestik.
ASEAN, Regionalisme, Konflik, Thailand, Kamboja
Rincian Artikel
Referensi
Farida, E. (2014). Penyelesaian Sengketa Perbatasan Antara Thailand Dan Kamboja Melalui Mekanisme Asean. Masalah-Masalah Hukum, 43(1), 57-66. https://doi.org/10.14710/mmh.43.1.2014.57-66
Hafizh, S. B., & Wiswayana, W. M. (2025). Kompleksitas konflik Thailand–Kamboja atas Kuil Preah Vihear: Peran ASEAN dalam stabilitas kawasan. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 306–311. https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i1.6034
Naqsabandiyah, A. H. (2025, July 11). Revisiting ASEAN as Security Community: The Case of Thailand-Cambodia Longstanding Dispute – Institute for Global and Strategic Studies (IGSS). Uii.ac.id. https://igss.uii.ac.id/revisiting-asean-as-security-community-the-case-of-thailand-cambodia-longstanding-dispute/
Nisa, I. Y. (2016). Peran ASEAN dalam upaya penyelesaian konflik Kuil Preah Vihear antara Thailand dan Kamboja [S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta]. ETD UMY Repository. https://etd.umy.ac.id/id/eprint/25919/
Pottu, O., & Siahaan, C. (2021). PERAN ASEAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA KUIL PREAH VIHEAR. JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA,. https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/636
Raharjo, S. N. I. (2013). Tantangan konflik perbatasan Thailand–Kamboja bagi stabilitas ASEAN. https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=775539&val=12670&title=Tantangan%20Konflik%20Perbatasan%20Thailand-Kamboja%20Bagi%20Stabilitas%20ASEAN
Ramli, M. F., & Idris, H. (2022). Liberal Institutionalism Theory Approach in Asean’s Security Cooperation through Regionalism. Akademika, 92(1). https://doi.org/10.17576/akad-2022-9201-06
Ratcliffe, R. (2025, July 25). Thailand-Cambodia dispute: 130,000 Thai civilians evacuated amid second day of clashes. The Guardian; The Guardian. https://www.theguardian.com/world/2025/jul/25/thailand-cambodia-border-dispute-thai-e vacuation-clashes-conflict
Setyowati, H., & Nurulita, A. (2023). The Role of ASEAN in Dispute Resolution between Thailand and Cambodia. International Law Discourse in Southeast Asia, 2(1), 149–170. https://doi.org/10.15294/ildisea.v2i1.66152
Sumbodo, Y. P., Marzuki, M., Yudhantara, S. M., & Widiastuti, W. (2024). Metode penelitian. Media Penerbit Indonesia, 1(1), 63. http://repository.mediapenerbitindonesia.com/433/1/%28%2BISBN%29K%20205%20-%20Metode%20Penelitian.pdf
Tan, S. S. (n.d.). Not Quite Beyond the “ASEAN Way”? Southeast Asia’s Evolution to Rules-based Management of Intra-ASEAN Differences.
Tarigan, M. R. H. (2025). Relevance of the ASEAN Way amid global dynamics [Artikel ilmiah]. BEM UNAIR. https://bemunair.id/storage/karya-ilmiah/RxH5YCCqi1ryeSSmqLoKNy3OTimhWgmCvzSHMZfL.pdf
Tekunan, Susy. “The Asean Way: The Way to Regional Peace?” Jurnal Hubungan Internasional, vol. 3, no. 2, 2014, pp. 142–147, https://doi.org/10.18196/hi.2014.0056.142-147.
Tjandra, W. (2016). Perkembangan komunitas keamanan ASEAN dalam konflik Thailand–Kamboja. Jurnal International & Diplomacy Universitas Satya Negara Indonesia, 2(1), 1–18. https://jurnalhiusni.org/index.php/idu/article/view/109
Ulya, F. U. (2021). Analisis keterlibatan ASEAN dalam konflik Kamboja–Thailand melalui perspektif neoliberalisme [Artikel ilmiah]. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/352799761_Analisis_Keterlibatan_ASEAN_dalam_Konflik_Kamboja-Thailand_melalui_Perspektif_Neoliberalisme