Identifying Regulatory Gaps in Migrant Worker Protection: The Case of ICRMW Adoption in UU PPMI

Isi Artikel Utama

Ferdian Ahya Al Putra
Nisryna Lintang Aenuna
Zayyana Muchsina Sofyatin Najwa

Abstrak

Penelitian ini akan mengkaji kesenjangan dalam proses adopsi konvensi pekerja migran dibandingkan dengan peraturan nasional. Konvensi pekerja migran yang dimaksud adalah *International Convention on the Protection of the Rights of All Migrant Workers and Members of Their Families* (ICRMW). Sementara itu, peraturan nasional yang dimaksud merujuk pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang juga dikenal sebagai UU PPMI. Topik ini penting mengingat pekerja migran berkontribusi terhadap devisa negara namun, di sisi lain, mereka menghadapi situasi yang rentan terhadap eksploitasi dan kekerasan. Hal ini terlihat dari adanya 2.849 pengaduan dari pekerja migran yang diterima oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) sepanjang tahun 2025. Penelitian ini berfokus pada analisis kesenjangan dalam proses adopsi konvensi pekerja migran terhadap UU PPMI serta dampaknya terhadap pelindungan pekerja migran. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan teknik analisis dokumen. Penelitian ini menggunakan perspektif konstruktivis untuk membantu penulis menjawab tujuan penelitian. Hasil penelitian menemukan perbedaan mendasar antara ICRMW dan UU PPMI yang terletak pada cakupan subjek yang dilindungi, definisi operasional pekerja, dan filosofi tanggung jawab pelindungan yang diterapkan oleh Pemerintah Indonesia. ICRMW mengakui dan melindungi hak asasi manusia seluruh pekerja migran, baik yang memiliki dokumen resmi (reguler) maupun yang tidak memiliki dokumen (ireguler/non-prosedural). Di sisi lain, UU PPMI menekankan aspek prosedural, di mana pelindungan diberikan kepada calon pekerja migran atau pekerja migran yang memenuhi persyaratan ketat, seperti terdaftar di instansi pemerintah, memiliki kompetensi, serta memiliki dokumen lengkap dan yang dipersyaratkan. Namun, kasus-kasus yang melibatkan pekerja migran sering kali muncul dalam konteks non-prosedural, sehingga melemahkan pelindungan bagi pekerja migran.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Al Putra, F. A. ., Aenuna, N. L. ., & Najwa, Z. M. S. . (2026). Identifying Regulatory Gaps in Migrant Worker Protection: The Case of ICRMW Adoption in UU PPMI. Journal of International Relations on Energy Affairs, 7(1), 52–74. https://doi.org/10.51413/jisea.Vol7.Iss1.2026.52-74
Bagian
Articles
Biografi Penulis

Nisryna Lintang Aenuna, Universitas Sebelas Maret

Hubungan Internasional

Zayyana Muchsina Sofyatin Najwa, Universitas Sebelas Maret

Hubungan Internasional

Referensi

Abd Aziz, S. N., & Basir, S. M. (2022). Position of ICMW in ASEAN and A Glimpse Into The Philippine Practise on Migration. Jurnal Hukum Volkgeist, 6(2), 123–128. https://doi.org/10.35326/volkgeist.v6i2.2091

Adhyasta Dirgantara. (2026, Februari 24). Remitansi dari TKI pada 2025 capai rp 288 triliun, gerakkan ekonomi. Dalam KOMPAS.com. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2026/02/24/16290761/remitansi-dari-tki-pada-2025-capai-rp-288-triliun-gerakkan-ekonomi

Ahmad, Nasir, G. A., & Muhidin, A. (2025). Protection of the constitutional rights of Indonesian migrant workers abroad Post-Placement in destination countries. Justitia jurnal hukum, 9(1). https://doi.org/10.30651/justitia.v9i1.25909

Aldi Ferdian. (2026, Agustus 5). Kriminolog: Kasus Tppo Pmi Di Libya Jadi Alarm Tata Kelola Migrasi Indonesia. Dalam POLITIK INDONESIA.ID, POLINDO. POLITIK INDONESIA.ID, POLINDO. https://www.politikindonesia.id/kriminolog-kasus-tppo-pmi-di-libya-jadi-alarm-tata-kelola-migrasi-indonesia

Aulia, S. F. (2024). Protection of Migrant Workers: A Study of International and Indonesian Law. Jurnal Pengembangan Ketenagakerjaan, 2(2). https://doi.org/10.59574/jpk.v2i2.109

Barelang, P. (2026). Pengungkapan Kasus PMI Non Prosedural, Polresta Barelang Selamatkan Puluhan Calon Pekerja Migran. Dalam Polrestabarelangbatam.id. Polrestabarelangbatam.id. https://www.polrestabarelangbatam.id/2026/04/20/pengungkapan-kasus-pmi-non-prosedural-polresta-barelang-selamatkan-puluhan-calon-pekerja-migran

Bisri, M. M., Ika Maharani, S., & Elhanuna, B. N. (2025). Transformasi Instrumen Internasional dalam Pelindungan Pekerja Migran Perempuan dan Implikasinya terhadap Kebijakan Nasional. 6(3).

Björkdahl, A. (2002). Norms in International Relations: Some Conceptual and Methodological Reflections. Cambridge Review of International Affairs, 15(1), 9–23. https://doi.org/10.1080/09557570220126216

Blatter, J., & Haverland, M. (2012). Designing Case Studies. Palgrave Macmillan.

Bowen, G. A. (2009). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Brunnée, J., & Toope, S. (2012). Constructivism and International Law. 119–145. https://doi.org/10.1017/cbo9781139107310.007

Cortell, A. P., & Davis Jr., J. W. (2000). Understanding the Domestic Impact of International Norms: A Research Agenda. International Studies Review, 2(1), 65–87. https://doi.org/10.1111/1521-9488.00184

Crowley-Vigneau, A. (2020). Norm Implementation: The Achilles’ Heel of Constructivist Theory? MGIMO Review of International Relations, 13(4), 199–215. https://doi.org/10.24833/2071-8160-2020-4-73-199-215

Dalimunthe, P. C., Ash-Shiddiqy, A. R., Indah, N. L., Siregar, K. Z., Muliana, M.-, & Priscarina, R. (2025). PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA DAN SINGAPURA: TINJAUAN LITERATUR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KUALITAS PENDIDIKAN NASIONAL. KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:279421955

Dethan, O. N. M., Pello, H. F., & Nubatonis, O. J. (2024). Perlindungan PRA penempatan calon pekerja migran Indonesia OLEH dinas tenaga kerja DAN transmigrasi KOTA kupang menurut Undang-Undang nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia. Petitum law journal, 2(2), 410–428. https://doi.org/10.35508/pelana.v2i2.18936

Dunoff, J. L., & Pollack, M. A. (2012). Interdisciplinary Perspectives on International Law and International Relations. Cambridge University Press.

Farida, E. (2025). Empowering indonesian migrant workers: Human Rights-Based Legal Protection Through Village Regulations and Bilateral Agreements. Journal of Southeast asian human rights, 9(1), 122–146. https://doi.org/10.19184/jseahr.v9i1.53034

Firnanda Haumahu, J., H.J. De Fretes, C., & Romulo Simanjuntak, T. (2023). Diplomatic protection efforts of the consulate general of the republic of Indonesia in Johor bahru for Indonesian migrant workers as the domestic helpers (PLRT) in 2018-2019. Arrus journal of Social sciences and humanities, 3(3), 335–347. https://doi.org/10.35877/soshum1839

Ibrahim, M., Dalimunthe, R., & Wulandari, P. (2025). Indonesian migrant workers in the framework of legal protection and business existence. Priviet Social Sciences Journal, 5(7), 1–10. https://doi.org/10.55942/pssj.v5i7.376

Ishak, A. M. (2025). Diplomasi Indonesia Dan Perlindungan Pekerja Migran di arab Saudi, 1975–1986. Forum for Social and Humanities Studies, 1(2), 54–66. https://doi.org/10.65741/fshs.v1i2.7

Izzati, N. (2019). New Direction of Indonesian Migrant Workers Protection through the Law Number 18 of 2017 and its Implementation Challenges. PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law), 06(01), 190–210. https://doi.org/10.22304/pjih.v6n1.a10

Joniansyah, & Setiawan, K. (2026, April 30). Imigrasi: Pekerja Migran Sumbang Devisa Rp 433 T pada 2025. Dalam Tempo. PT Tempo Inti Media. https://www.tempo.co/ekonomi/imigrasi-pekerja-migran-sumbang-devisa-rp-433-t-pada-2025-2132750

Jung, H. (2019). The Evolution of Social Constructivism in Political Science: Past to Present. SAGE Open, 9(1). https://doi.org/10.1177/2158244019832703

K, C., Syarief, E., & Tan, D. (2026). Regulatory Gaps and Legal Protection for Indonesian Migrant Workers Proficient in Mandarin: A Review of Illegal Employment Practices. Jurnal Dusturiyah, 16(1), 2088–5363. https://doi.org/10.22373

Khalid, H., & Savirah, A. (2022). Legal Protection of Indonesian Migrant Workers. Golden Ratio of Law and Social Policy Review, 1(2), 59–67. https://doi.org/10.52970/grlspr.v1i2.201

komnasham. (2025). Ringkasan Kebijakan Peningkatan Tata Kelola Dan Pelindungan Hak Pekerja Migran Indonesia Melalui Revisi Undang-Undang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Dalam Komnasham. komnasham. https://dataham.komnasham.go.id/home/data_detail/32b30a250abd6331e03a8092a1f16466346?__cf_chl_tk=VOcex9qwSnPr5V.i.qROaqnd7g5bu4g1RaUKz2xYfQI-1785573956-1.0.1.1-d2ozrq1YfUp0Gx4bioYs13wyJrrN1IpY7t8vWLy6zRk

KP2MI. (2026a). Bongkar Penampungan Pekerja migran non prosedural di Bekasi, Polisi Amankan 7 CPMI tanpa paspor. Dalam KP2MI. KP2MI. https://kp2mi.go.id/index.php/berita-detail/bongkar-penampungan-pekerja-migran-non-prosedural-di-bekasi-polisi-amankan-7-cpmi-tanpa-paspor

kp2mi. (2026, Januari 5). Data Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Periode Januari—Desember 2025. Dalam KP2MI. Kementrian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. https://kp2mi.go.id/statistik-detail/data-penempatan-dan-pelindungan-pekerja-migran-indonesia-periode-januari-desember-2025

KP2MI. (2026b, Januari 5). Data Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Periode Januari—Desember 2025. Dalam KP2MI. KP2MI. https://kp2mi.go.id/statistik-detail/data-penempatan-dan-pelindungan-pekerja-migran-indonesia-periode-januari-desember-2025

Laikram, S., & Pathak, S. (2022). Ratification of ICRMW toward the ILO Conventions amid COVID-19 in Thailand. Emerging Science Journal, 6, 193–211. https://doi.org/10.28991/esj-2022-sper-014

Madiyya, D. T., & Kuswara, K. P. (2026). Legal Protection of Indonesian Migrant Workers Abroad: A Review of Law No. 18 of 2017. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam, 18(1), 363–378. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v18i1.12930

Marpi, Y. (2021). LEGAL PROTECTION OF MIGRANT WORKERS AGAINST THREATS OF ABUSE DISCRIMINATION IN A DIPLOMATIC RELATIONSHIP PERSPECTIVE BETWEEN COUNTRIES. Lampung Journal of International Law, 3(2), 111–120. https://doi.org/10.25041/lajil.v3i2.2366

Miralux. (2026, Mei 25). PMI di Hsinchu diduga alami pelecehan oleh pasien, dijanjikan bonus tambahan—Fokus Taiwan. Dalam 中央社 CNA. CNA Berita Bahasa Indonesia. https://indonesia.focustaiwan.tw/society/202605245001

Muhamad, N. (2026, Januari 15). Ada 2.849 Aduan Pekerja Migran Indonesia pada 2025, Ini Keluhannya. Dalam Katadata.co.id. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/ketenagakerjaan/statistik/69674595779f8/ada-2849-aduan-pekerja-migran-indonesia-pada-2025-ini-keluhannya

Mulyanto, M., & Huda, M. (2025). Analisis Yuridis Perlindungan Hukum Pekerja Migran Indonesia Menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan PMI. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(1), 44–55. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i1.6759

Muthia, A. A. (2020). Legal Protection for Illegal Migrant Domestic Workers under the ASEAN Regulations and its Implication for Indonesia. Indonesian Journal of International Law, 17(3). https://doi.org/10.17304/ijil.vol17.3.788

Nuraeny, H. (2023). Legal Protection Against Acts of Violence: Evidence from Indonesian Migrant Workers. Journal of Law and Sustainable Development. https://doi.org/10.55908/sdgs.v11i11.1844

Nurrakhmani, P. S. (2025, Juli 15). Kisah PMI Ilegal di Malaysia Jadi Catatan Penting. Dalam Portal Informasi Indonesia. Portal Informasi Indonesia. https://indonesia.go.id/kategori/editorial/9689/kisah-pmi-ilegal-di-malaysia-jadi-catatan-penting

OHCHR. (2025). In dialogue with Indonesia, experts of the Committee on migrant workers praise Law promoting Indonesian migrant workers’ right to vote, raise issues concerning unethical recruitment practices and online scam operations in south-east Asia. Dalam OHCHR. https://www.ohchr.org/en/meeting-summaries/2025/12/dialogue-indonesia-experts-committee-migrant-workers-praise-law-promoting

Goverment of Indonesia. (2017). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Podungge, I., & Prasetyoningsih, N. (2025). of the Minister of Manpower No. 4 of. Masalah-Masalah Hukum, 54(3).

Pranoto, E., Arief, E., & Muawafah. (2025). Penguatan Kelembagaan dan Tata Kelola Pemerintahan dalam Pelindungan Hak Asasi Manusia Pekerja Migran Indonesia di Era Globalisasi (hlm. 1–14). Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.

Rifky, M. A., Dewi, A. U., & Darmawan, W. B. (2025). Procedural Formality, Substantive Reality: Evaluating Migrant Worker Protection in the Indonesia-Malaysia One Channel System (OCS). Dinasti International Journal of Education Management And Social Science, 7(1), 352–361. https://doi.org/10.38035/dijemss.v7i1.5475

Riso, N. (2025, November 20). Pilu PMI asal Temanggung: 21 Tahun Bekerja di Malaysia Tak Digaji dan Disiksa. Dalam Kumparan. Kumparan. https://kumparan.com/kumparannews/pilu-pmi-asal-temanggung-21-tahun-bekerja-di-malaysia-tak-digaji-dan-disiksa-26hntosults/full

Salas, M., & Wardani, S. (2026). The Legal Politics of Protecting Migrant Workers’ Human Rights: Policy Reorientation through the Revision of Law Number 18 of 2017. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam, 18(1), 198–215. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v18i1.13687

Sanchez Ramirez, G. E. (2024). Constructivism and Euro-Atlantic integration perspectives: The case of Montenegro’s accession to NATO and the EU. Journal of Law and Politics. Journal of Law and Politics, 5(2), 41–56. https://doi.org/10.69648/fapm7158

Selamet, I. (2026, Juli). Gaji Besar Jadi Senjata Calo Gaet PMI Cianjur Masuk Perangkap Ilegal. Dalam Detikjabar. detikcom. https://www.detik.com/jabar/berita/d-8555452/gaji-besar-jadi-senjata-calo-gaet-pmi-cianjur-masuk-perangkap-ilegal

Sundary, R. I., & Muslikhah, U. (2024). State Responsibility in Protecting Indonesian Migrant Workers as Fulfillment of Human Rights. Jurnal Ius Constituendum, 9(3), 428–445. https://doi.org/10.26623/jic.v9i3.9183

Soflianti Desvi, Aulia Ramadayanti, Intan Shofy Martin, Zilva Aulia Rahma, & Arini Azka Muthia. (2024). Tinjauan Yuridis Perlindungan Hukum terhadap Pekerja Migran Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017. Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum, 2(4), 354–359. https://doi.org/10.59581/deposisi.v2i4.4376

Tereshchenko, O. (2022). CURRENCY MARKET AND MECHANISMS OF ITS REGULATION IN THE SYSTEM OF ECONOMIC SECURITY OF THE STATE. Three Seas Economic Journal, 3(1), 182–188. https://doi.org/10.30525/2661-5150/2022-1-26

Turnip, A., Surbakti, A., Br Pandia, J., Harahap, R., Wardana, S., & Tanjung, I. U. (2024). Legal protection for Indonesian workers in various countries Adenpati. Journal of Law Science, 6(3), 471–476. https://doi.org/10.35335/jls.v6i3.5303

United Nations. (1990). International Convention on the Protection of the Rights of All Migrant Workers and Members of Their Families (General Assembly Resolution 45/158). United Nations.

Weatherburn, A. (2026). Migrant worker victimisation: EU labour migration law and structural injustice. International review of Victimology. https://doi.org/10.1177/02697580261444757